Just another WordPress.com site

bisnis koran bekas

Disini saya akan menerangkan apa yang namanya itu BISNIS KORAN BEKAS..

Biasanya koran-koran yang sudah kita baca akan ditumpuk dalam kardus, rak atau tempat-tempat lain sampai suatu saat ada pedagang rongsokan datang mencari koran bekas. Atau bahkan sebelum sempat didatangi pedagang sudah kita bakar terlebih dahulu. Bagi kita koran bekas mungkin tidak ada harganya karena berita sudah usang dan tidak diperlukan lagi. Namun jika koran bekas sudah disulap menjadi kerajinan yang indah dan unik tentu kita akan berubah pikiran.Bagi sebagian orang koran bekas telah menjadi berkah tersendiri. Jadi jangan buang koran bekas Kita! Himbauan ini memang ada benarnya. Koran bekas, selain bisa dijual kiloan juga dapat ‘didaur ulang’ menjadi bentuk kerajinan. Kreatifitas dan kejelian menangkap peluang sudah semestinya muncul agar fulus terus menebal. Seperti yang dilakukan oleh saya.

Meja Dari Koran Bekas
Saya berkolaborasi dalam menciptakan produk-produk yang terbuat dari bahan koran bekas. Melalui media yang sudah tak terpakai inilah dihasilkan karya seni yang berkualitas dan bernilai tinggi. Hasilnya berupa kerajinan seperti meja makan, lemari pakaian, meja kantor, meja lampu, bingkai foto, vas bunga, tatakan akuarium, tempat tissue, yang telah dikreasikan menjadi benda fungsional.
Menurut saya, asal mula tercetusnya ide membuat produk dari koran bekas ini datang begitu saja. Pada saat itu pikiran saya melayang-layang memikirkan apa yang harus mereka buat. Dalam benak saya terlintas untuk menghasilkan sesuatu karya yang unik namun terbuat dari bahan yang tak terpakai alias sampah. Gayung pun bersambut. Ide kreatif saya dipadu dengan ketrampilan tangan kanan saya, Saya, menghasilkan sebuah produk dengan keindahan yang tak terduga sebelumnya.
Meja KoranLantas mengapa koran bekas yang dipilih? saya punya alasan. Sifat koran yang semakin hari semakin pudar warnanya inilah rupanya yang menjadi daya tariknya. Kepudaran itu yang nantinya akan membuat produk terlihat lebih unik dan klasik. “Kalau kertas yang lain seperti misalnya karton, mungkin semakin hari akan pudar juga seperti Koran. Tapi kalau menurut saya kepudaran yang terdapat pada karton tidak ada nilai seninya,”
Usaha yang saya bangun baru baru ini, tepatnya sekitar tahun 2010 ini diawali dengan modal usaha sekitar Rp 300 ribu, yang digunakan untuk biaya produksi dan promosi. Upaya memperkenalkan produknya dilakoni saya dan rekan-rekan saya dengan rajin mengikuti berbagai pameran. Selain itu mereka juga aktif melakukan telemarketing dengan cara menghubungi teman dan para kenalan melalui via telepon.
sekian dari saya..
trims..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s